PENYERAHAN BAHAN PUSTAKA KARYA CETAK DARI BRAILLE’IANT INDONESIA

Pada hari Rabu, 02 Desember 2020 bertempat di Grhatama Pustaka DPAD DIY Jalan Janti, Karangjambe, Banguntapan, Kabupaten Bantul, Daerah Istimewa Yogyakarta, Indonesia melalui Seksi Deposit Pengelolaan Bahan Pustaka dan Informasi telah diserahkan Karya Cetak dari Braille’iant Indonesia yang bekerjasama dengan Prodi Pendidikan Bahasa Inggris Universitas Indonesia.Penyerahan oelh Veronica Cristamia Juniarmi dari Braill’ient Indonesia serta Intan Pradita Perwakilan Dari Prodi Pendidikan Bahasa Inggris Universitas Islam Indonesia Kegiatan Ini sebagai bagian dari Pelaksanaan Undang-undang No.4 Tahun 1990 tentang serah simpan karya cetak dan karya rekam,Peraturan Daerah DIY No.12 Tahun 2005 tentang serah simpan karya cetak dan karya rekam Provinsi Daerah Istimewa Yogyakarta, dan Peraturan Gubernur No.45 Tahun 2006 tentang petunjuk Pelaksanaan Perda No.12Tahun 2005. Adapun judul dan rincian Karya Cetak yang diserahkan yaitu:

 

NO JUDUL PENULIS JUMLAH
1 Audiobook MWEC 2020 1
2 Verba (The Voice of Education for the Blind 1

 

Dinas Perpustakaan dan Arsip Daerah DIY menyampaikan ucapan terima kasih dan penghargaan setinggi-tingginya atas diserahkannya Karya Cetak maupun Karya Rekam dari Braille’iant Indonesia.

Mahasiswa PBI UII Laksanakan PPL Daring di 12 Provinsi

Pandemi COVID-19 telah memaksa siswa dan guru untuk melaksanakan proses pembelajaran secara daring. Perubahan pelaksanaan pembelajaran yang mendadak dan drastis ini menimbulkan banyak permasalahan baik bagi guru maupun siswa, baik dalam hal metodologi pembelajaran, fasilitas, maupun motivasi. Mahasiswa Prodi Pendidikan Bahasa Inggris Universitas Islam Indonesia (PBI UII) melalui program Praktek Pengalaman Lapangan (PPL) terjun secara langsung ke sekolah untuk turut serta menghadapi permasalahan yang muncul dalam pembelajaran daring dengan menerapkan ilmu dan kemampuan yang didapatkan selama kuliah.

90 mahasiswa PBI UII diterjunkan ke 45 sekolah tingkat menengah pertama dan atas di 12 provinsi: Riau, Jambi, Bengkulu, Sumatera Selatan, Lampung, Jawa Barat, Jawa Tengah, Daerah Istimewa Yogyakarta, Kalimantan Selatan, Kalimantan Tengah, Kalimantan Timur, dan Nusa Tenggara Barat. Hal tersebut dimungkinkan karena mahasiswa memiliki pilihan untuk melaksanakan PPL di daerah asal untuk mengurangi kemungkinan terjadinya transmisi COVID-19 di perjalanan antar provinsi.

Sesuai dengan peribahasa ‘every cloud has a silver lining’, di samping dampak negatif dari pandemik COVID-19, ada peluang yang muncul dari kebijakan belajar dari rumah kali ini. Pertama, PPL nasional di luar provinsi Daerah Istimewa Yogyakarta tahun ini merupakan yang pertama kali bagi PBI UII dan merupakan suatu permulaan untuk bisa memberikan kontribusi secara lebih luas kepada pendidikan di Indonesia. Diharapkan kerjasama dalam pelaksanaan PPL tahun ini dengan sekolah-sekolah di berbagai provinsi akan bisa berlanjut ke berbagai macam kegiatan kependidikan, penelitian, dan pengabdian masyarakat.

Selain itu, mahasiswa peserta PPL PBI UII memiliki kesempatan secara langsung untuk mempraktekkan ilmu dan kemampuan yang telah mereka dapatkan selama kuliah, khususnya di bidang ICT in Education yang merupakan local wisdom dari PBI UII. Informasi tentang situasi di sekolah-sekolah di berbagai daerah juga merupakan input yang sangat berharga bagi PBI UII untuk selalu meningkatkan relevansi kurikulum perkuliahan dengan beragam kebutuhan yang ada di lapangan.

 

PBI UII was invited to share virtual teaching best practice in JALT Forum

The Japan Association of Language Teaching through ms Puji Rahayu invited some lecturers of PBI UII to share their online teaching experiences to Japan English teachers and lecturers chapter Sendai.

Ms Irma Windy Astuti as the Head of English Language Education department shared the survey result of students’ voices about the on going online learning. It was continued by Ms Intan Pradita who shared her experience in using chatroom as a way to engage with the students.

There were many valuable feedbacks and the discussion was engaging. We hope that through this forum, PBI UII can enhance more cooperation opportunities.

PBI UII Berjaya di OSAKA

Pada tanggal 10-13 Januari 2020, lima delegasi mahasiswa Pendidikan Bahasa Inggris UII berhasil mempresentasikan hasil penelitian mereka di forum konferensi internasional IC4E di Ritsumeikan University, Osaka, Jepang. Kelima mahasiswa tersebut adalah Salma Maulani, Rahmad Saputra, Syahrul Yaqin, Miftahul Hanif, dan Mohamad Izam Ghali. Kelimanya bersama dua dosen pendamping yang juga mempresentasikan hasil penelitian, yaitu Astri Hapsari, M.TESOL., dan Intan Pradita, M.Hum.

Dalam konferensi tersebut ketujuh delegasi prodi mendapatkan sertifikat sebagai peserta konferensi terbaik. Impresi yang demikian besar, membuat rombongan prodi diterima untuk kembali ke kampus Ritsumeikan University dalam forum diskusi hangat bersama Virginia Peng selaku doktor di bidang Systemic Functional Linguistics. Di sesi tersebut prodi PBI UII disambut dengan baik untuk dapat berkolaborasi kembali di forum mendatang.

Prodi Pendidikan Bahasa Inggris menyelenggarakan Guest Lecturing on Qualitative Data Analysis

Pada tanggal 30 Juni 2020, prodi Pendidikan Bahasa Inggris UII melalui mata kuliah Research Instruments & Data Analysis menyelenggarakan webinar Guest Lecturing on qualitative data analysis. Narasumber guest lecturing ini adalah Dr. Nur Arifah Drajati yang merupakan pakar penelitian kualitatif dan telah mempublikasikan hasil penelitian kualitatifnya di jurnal internasional bereputasi.

Melalui pemaparan beliau, terdapat beberapa hal yang perlu diperhatikan saat mengambil data kualitatif supaya dapat memperoleh data yang berkualitas. Yaitu dengan cara menentukan konstruk yang tepat dan keterampilan dalam elicit partisipan penelitian. Dr. Arifah juga menjabarkan bahwa data yang berkualitas adalah data yang disampaikan secara lengkap dan elaborative.

Pentingnya format tabel instrumentasi analisis data yang menyertakan field notes dan reduksi data merupakan hal yang perlu mendapat perhatian bagi penyusunan instrumen data analisis.  Dengan demikian, proses lanjutan berupa coding dan thematizing akan cenderung lebih mudah dilakukan. Apabila instrument data collection dan data analysisnya lengkap, insyaallah tidak akan kesulitan menyelesaikan bab 4 dan 5 skripsi.

Guest lecturing ini dihadiri oleh kepala prodi Pendidikan Bahasa Inggris UII, Irma Windy Astuti, M.Hum, dan dosen pengajar mata kuliah Research Instruments & Data Analysis, Intan Pradita, M.Hum. Terdapat dua mahasiswa yang memperoleh doorproze berupa e-book desain intsruksional pembelajaran online yang diberikan kepada 2 peserta aktif yaitu Mudo Pratomo, dan Ulfatur Rahmi.

BECOMING CREATIVE ENGLISH TEACHERS IN TIME OF PANDEMIC & REMOTE LEARNING

Pandemi COVID-19 yang tak kunjung usai hingga saat ini masih menjadi acuan para pemangku kebijakan untuk tetap menerapkan regulasi ketat di berbagai sektor kehidupan, tak terkecuali di sektor pendidikan. Secara nasional, pemerintah kita saat ini masih menerapkan kebijakan pembelajaran dilakukan secara daring/jarak jauh dengan memanfaatkan teknologi informasi, mulai dari tingkat TK, SD, SMP, SMA hingga Perguruan Tinggi. Setelah beberapa bulan diterapkan, beberapa lembaga riset di tanah air menemukan fakta bahwa pembelajaran secara daring ternyata sangat membosankan dan membuat siswa stres. Kondisi ini tentu tidaklah salah jika seorang pengajar (guru/dosen) tidak memiliki kompetensi mengajar secara baik atau hanya sekedar memindahkan suasana belajar mengajar di kelas seperti biasanya ke dalam pengajaran daring tanpa adanya sebuah sentuhan kreativitas.

Oleh karena itu, dalam rangka membekali mahasiswanya untuk bisa memiliki kompetensi yang baik dalam mengajar secara daring (khususnya bagi mereka yang akan melaksanakan Praktek Pengalaman Lapangan-PPL ke sekolah), pengelola Program Studi Pendidikan Bahasa Inggris (PBI) Fakultas Psikologi dan Ilmu Sosial Budaya (FPSB) Universitas Islam Indonesia (UII) secara khusus menggelar workshop/webinar kepakaran (Guest Lecture) bertema “Becoming Creative English Teachers in Time of Pandemic & Remote Learning” dengan menghadirkan Badriah, M.Pd dan  Ami Syamsiah, M.Pd. sebagai pemateri, Senin, 6 Juli 2020.

Kepada para peserta kegiatan yang didominasi oleh mahasiswa MK Reflective Peer Microteaching tersebut, Badriah menyampaikan perlunya beberapa pertimbangan yang harus dilakukan oleh seorang pengajar secara daring, seperti mendesain pembelajaran yang efektif dan menyenangkan maupun pemilihan aplikasi platform yang sesuai kondisi siswa, terjangkau dan mudah diakses.

Sosok guru berprestasi tingkat nasional (Juara 1 Forum Ilmiah Guru) yang juga seorang penulis dan penggerak literasi tersebut menegaskan keberadaan Surat Edaran Mendiknas No 14/2019 berisi tentang penyederhanaan rencana pelaksanaan pembelajaran (Lesson Plan) yang dapat disesuaikan/dimodifikasi tanpa adanya ketentuan atau format yang kaku. Guru Bahasa Inggris SMA N 2 Cianjur sekaligus konsultan pendidikan di Ponpes Al Bahjah Cianjur itu pun memberikan beberapa contoh aplikasi pembelajaran yang bisa digunakan untuk sekolah menengah, seperti vocaroo.com, clarisketchjamboardgoogle classroom, dan juga google meet.

Sementara Ami Syamsiah dalam paparannya menegaskan bahwa guru dan atau calon guru harus siap terhadap berbagai masalah yang muncul, utamanya masalah yang berkait erat dengan proses kegiatan belajar mengajar. Guru Bahasa Inggris MAN 3 Yogyakarta ini pun mengingatkan pentingnya para guru atau calon guru untuk menciptakan suasana belajar yang nyaman, termasuk dalam memberikan deadline tugas agar dibuat dengan aturan-aturan yang tidak kaku serta disesuaikan dengan kondisi siswa.

Terkait dengan antisipasi praktik plagiarisme (termasuk plagiasi secara online)  saat mengerjakan tugas, maka menurutnya guru atau calon guru dituntut untuk lebih kreatif dalam mendesain instrumen penilaian. Selain itu, guru atau calon guru hendaknya juga selalu menanamkan dalam diri siswa bahwa semua yang dilakukan harus berdasarkan pada nilai kejujuran. “Kejujuran adalah kunci yang akan membawa keberkahan ilmu dan hidup”, tandasnya.

Irma Windy Astuti, S.S., M.Hum. selaku Ka. Prodi PBI berharap agar dari pelaksanaan workshop-workshop dan webinar kepakaran/keprofesian yang diselenggarakan secara berkala itu nantinya benar-benar mampu membekali mahasiswa dengan pengetahuan dan wawasan keilmuan yang spesifik dan kontekstual dalam rangka menjawab tantangan dan permasalahan riil di lapangan (di bidang pendidikan dan/ atau lingkup persekolahan) khususnya di masa pandemi/dalam fase pembelajaran jarak jauh (remote learning) ini.

“Dengan intensi dan semangat untuk terus belajar tersebut dan melalui sinergi dengan guru, praktisi dan pakar yang kompeten dan berpengalaman, mahasiswa diharapkan lebih termotivasi dan terinspirasi untuk siap melakukan pelayanan dan melaksanakan tugasnya (melaksanakan pengabdian KKN dan tugas PPL) selama terjun di masyarakat”, harap Irma Windy Astuti.

Workshop on Career Planning 2020

PBI UII Ramadhan Kareem 1441 H

MAHASISWA BERPRESTASI PROGRAM PPL AUSTRALIA 2019

Program Studi (Prodi) Pendidikan Bahasa Inggris (PBI) Fakultas Psikologi dan Ilmu Sosial Budaya (FPSB) Universitas Islam Indonesia (UII) kembali mengadakan Program Praktik Pengalaman Lapangan (PPL) Australia/ Field Study Program 2019. Program PPL Australia ini merupakan kerjasama antara PBI UII dan  3 sekolah menegah yang ada di Australia, yakni Dromana Secondary College, Mornington Secondary College, dan Rosebud Secondary College. Tujuan utama dari program ini adalah untuk memberikan pengalaman kepada mahasiswa untuk praktik mengajar di luar negeri.

Pada tahun ini, PBI UII memberangkatankan 6 orang mahasiswa yang berasal dari berbagai angkatan. Keenam mahasiswa tersebut adalah, Rahmad Saputra (2016), Mitha Haniful Ammar (2016), Lu’luatul Awaliyah (2017), Viviane Rizqi Fauzi (2017), Sonia Handini Lubis (2017), dan Mehrunnisa Ani Mufti (2018). Sebelumnya, mereka telah melewati beberapa tahapan proses seleksi dan pelatihan diantaranya: seleksi berkas/ dokumen, seleksi presentasi tentang Art Performance, seleksi Art Performance, training Bahasa Inggris serta training BIPA dan CCU (Cross Curltural Understanding).Mahasiswa yang terpilih melaksanakan program praktik mengajar selama 2 minggu dan tinggal bersama Host Family yang telah ditentukan oleh pihak sekolah masing-masing.

MAHASISWA BERPRESTASI PROGRAM PPL AUSTRALIAPPL Australia tahun 2019 dilaksanakan mulai dari tanggal 13 September sampai 27 September 2019. Saat ini, seluruh mahasiswa telah kembali ke Indonesia dengan selamat dan siap untuk mengaplikasikan seluruh pengalaman yang mereka dapatkan selama di Australia. Ibu Rizki Farani S.Pd., M.Pd selaku koordinator program PPL Australia tahun 2019 ini mengatakan bahwa mahasiswa akan melakukan pengabdian masyarakat sebagai penutup dari seluruh rangkaian PPL Australia tahun ini agar ilmu mengajar mereka tidk hanya berguna ketika di Australia tetapi juga di negara sendiri. Sampai jumpa di PPL Australia tahun 2020