PBI UII English Club Ajak Mahasiswa Mengeksplorasi Sejarah dan Budaya Lewat Kegiatan Kota Gede Walking Tour

Pada hari Jumat, 13 Februari 2026, Program Studi Pendidikan Bahasa Inggris (Digital Inovatif) Universitas Islam Indonesia melalui PBI UII English Club, sukses menggelar walking tour menyusuri sudut-sudut ikonik di Kota Gede. Kegiatan ini menjadi ruang belajar alternatif yang bermakna bagi mahasiswa untuk memahami jejak sejarah dan budaya yang masih hidup hingga saat ini. Petualangan dimulai sejak pukul 07.00 WIB dengan titik kumpul di Student Area (SA) Gedung PBI UII. Destinasi pertama kegiatan ini adalah Pasar Legi, tempat untuk merasakan langsung ramainya aktivitas pasar tradisional sambil berburu sarapan lokal dan bunga-bunga segar yang aromanya sangat khas untuk dibawa saat ziarah.

Sebelum berziarah, salah satu momen paling berkesan bagi para peserta adalah saat mengunjungi Rumah Peradaban Prof. KH. Abdul Kahar Mudzakkir. Beliau merupakan tokoh besar nasional, anggota BPUPKI, sekaligus salah satu tokoh kunci pendiri Universitas Islam Indonesia. Suasana di dalam Rumah Peradaban menghadirkan pengalaman seolah memasuki mesin waktu melalui berbagai objek yang merekam perjalanan hidup beliau, mulai dari koleksi buku yang beliau tulis, perabotan rumah tangga autentik, hingga rangkaian visual yang menggambarkan kisah sosok Prof. KH. Abdul Kahar Mudzakkir. Dari pengalaman ini, mahasiswa tidak hanya mengenal sosok beliau sebagai tokoh sejarah, tetapi juga memahami nilai perjuangan dan dedikasi yang relevan dengan kehidupan masa kini.

Perjalanan dilanjutkan dengan menyusuri Makam Islam Boharen, sebuah kompleks pemakaman tokoh-tokoh penting, khususnya bagi civitas akademika UII, yang memiliki arsitektur nisan dan gapura klasik yang tenang. Peserta juga melewati Lawang Pethuk, fenomena arsitektur unik di mana dua pintu rumah kayu tua saling berhadapan persis di sebuah lorong sempit. Rangkaian perjalanan ini kemudian bermuara di kompleks Masjid Mataram, tempat peserta mengamati berbagai peninggalan bersejarah, termasuk sendang mandi khusus laki-laki dan perempuan yang sarat nilai budaya. Sambil menunggu selesainya pelaksanaan Salat Jumat untuk kemudian menunaikan Salat Dzuhur, para peserta beristirahat sejenak di Kafe Longkang sembari berbagi kesan dan refleksi atas perjalanan yang telah dilalui.

Menjelang akhir tour, peserta menyusuri indahnya Gang Soka, sebuah gang legendaris yang dikenal dengan deretan dinding putih bersih dan tanaman hias yang tertata rapi, menciptakan suasana asri yang sangat khas Kotagede. Perjalanan ditutup di Rumah Pesik, tempat untuk melihat berbagai koleksi patung yang artistik di tengah suasana rumah yang sangat tenang dan nyaman untuk melepas lelah sebelum pulang.

Belajar tidak selalu harus berlangsung di dalam ruang kelas. Melalui Kota Gede Walking Tour, PBI UII English Club membuka ruang bagi mahasiswa untuk belajar sambil mengalami langsung konteks di sekitarnya. Kegiatan ini diharapkan dapat terus berkembang menjadi wadah eksplorasi yang relevan dengan kebutuhan dan minat mahasiswa, serta dapat memperkaya pengalaman mahasiswa di luar ruang kelas.

by ZNA

0 replies

Leave a Reply

Want to join the discussion?
Feel free to contribute!

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *