PBI Serius Bekali Mahasiswa yang Akan PPL

etyrtyr

Sebagai bentuk keseriusannya dalam mempersiapkan mahasiswa (semester 7) yang akan melakukan observasi sekaligus praktek mengajar/magang di beberapa sekolah menengah atas di Yogyakarta, Program Studi Pendidikan Bahasa Inggris (PBI) Fakultas Psikologi dan Ilmu Sosial Budaya (FPSB) Universitas Islam Indonesia (UII) secara khusus menyelenggarakan program pembekalan dan workshop pada hari Jumat, 7 Agustus 2015. Irma Windy Astuti, S.S., M.Hum (Ketua Prodi PBI) dan Dra. Anggoro Rini M.Hum (Guru Bahasa Inggris dari SMP 5 Yogyakarta) tampil sebagai pemateri.

 

Pada sesi pertama, prodi menyampaikan sosialisasi terkait teknis pelaksanaan PPL diantaranya tentang tugas dan kewajiban mahasiswa selama magang / berpraktek mengajar di masing-masing sekolah. Sedang di sesi kedua peserta mendapat paparan tentang implementasi kurikulum 2013 dan Kurikulum Tingkat Satuan Pendidikan-KTSP (kurikulum 2006) dari Guru  senior Bahasa Inggris SMP 5 Yogyakarta, Dra. Anggoro Rini, M.Hum.

Dra. Anggoro Rini, M.Hum sengaja dihadirkan sebagai pemateri dalam sesi ini dengan harapan mahasiswa dapat mengetahui gambaran langsung tentang best practises / implementasi kurikulum 2013 & KTSP di sekolah dari pengalaman mengajar beliau. Hal ini juga dimaksudkan untuk mengantisipasi dan menjembatani adanya gap antara teori yang mahasiswa serap dari perkuliahan dengan praktek dalam proses pembelajaran yang riil terjadi di ruang-ruang kelas.

Melalui sesi sharing dengan pemateri, mahasiswa banyak mendapatkan tips dan trik praktis mengenai pengelolaan kelas, perencanaan pembelajaran dan pemilihan aktifitas serta media pembelajaran yang sesuai untuk berbagai karakter siswa dalam koridor kurikulum 2013 dan KTSP”, ungkap Bu Irma.

Pada tahun 2015 ini, direncanakan Prodi PBI FPSB UII akan menerjunkan 2 angkatan mahasiswa PPL ke beberapa sekolah yang telah menjalin kerjasama dengan PBI UII, seperti SMA N 1 Pakem, SMA UII dan SMA Budi Mulia. Selama periode pelaksanaan PPL tersebut mahasiswa akan dibimbing oleh pihak sekolah untuk lebih mengenal sekolah masing-masing dan melakukan berbagai kegiatan, baik yang bersifat akademik maupun administratif seperti observasi KBM (Kegiatan Belajar Mengajar), praktek mengajar di kelas-kelas Bahasa Inggris dan juga melakukan diskusi evaluasi pelaksanaan PPL dengan pihak sekolah dan DPL dari prodi.

“Kegiatan  PPL sekolah ini selain dimaksudkan untuk membentuk dan meneguhkan identitas mahasiswa sebagai seorang calon guru juga syarat dengan pembelajaran dan penanaman soft-skill seperti kemampuan beradaptasi, berkomunikasi, kepemimpinan, pengambilan keputusan, manajemen waktu, dan problem-solving”, pungkas bu Irma.